Pemerintah metropolitan Tokyo pada hari Jumat melaporkan 2.392 kasus baru virus korona, turun 55 dari rekor tertinggi yang dilaporkan pada Kamis yaitu 2.447 infeksi.

Jumlah tersebut adalah hasil dari 13.807 tes yang dilakukan pada 5 Januari. Penghitungan tersebut membuat total kumulatif Tokyo menjadi 71.182.

Berdasarkan kelompok usia, jumlah kasus terbanyak adalah orang berusia 20-an (711), diikuti oleh 536 di usia 30-an, 340 di 40-an, 298 di 50-an, 143 di 60-an dan 115 di 70-an.

Juga, 187 kasus lebih muda dari 20 (46 lebih muda dari 10), menunjukkan peningkatan infeksi yang terus berlanjut di dalam keluarga, kata pejabat kesehatan.

Jumlah orang yang terinfeksi yang dirawat di rumah sakit dengan gejala parah di Tokyo adalah 129, naik delapan dari Kamis, kata pejabat kesehatan.

Secara nasional, jumlah kasus yang dilaporkan pada pukul 18.30 adalah 7.803. Setelah Tokyo, prefektur dengan kasus terbanyak adalah Kanagawa (838), Osaka (655), Saitama (496), Chiba (455), Aichi (405), Fukuoka (369), Hokkaido (181), Tochigi (150), Kyoto (147), Ibaraki (127), Gunma (100), Hiroshima (93), Shizuoka (92), Kumamoto (90), Gifu (83), Okinawa (82), Miyazaki (72), Miyagi (61) dan Nara (56).

Empat puluh empat kematian terkait virus korona dilaporkan.

  • Tautan Eksternal

  • https://stopcovid19.metro.tokyo.lg.jp/en/

© Japan Today